Flash Back : Cerita Tentang Kita



Flash back : Cerita tentang kita.

 

Dahulu sblm mnusia diciptakan, bumi telah ditinggali oleh bangsa jin hin dan bin . mereka mendapatkan peran dari Allah SWT sbg khalifah. Namun seiring berjalannya waktu, Mereka membuat keonaran keonaran dimuka bumi, Allahpun mengutus iblis, Azazil dan para prajurit langit untuk segera membunuh bangsa jin hin dan bin. Dalam tragedi pembunuhan tersebut sebagian ter bunuh dan ada yg melarikan diri ke berbagai penjuru. Yang mana sampai sekarangpun mereka masih ada dan menghuni dimuka bum ini.

Bumipun mengalami vacuum

Sehingga Allah berfirman “waidz qoola robbuka lil malaa ikati innii jaa ilun fil ardhi khalifah” Allah berkata  kepada malaikat bahwa Allah ingin menciptakan sesuatu yang sanagat luarbiasa dengan julukan kholifah, malaikatpun berprasangka bahwasanya Allah akan menciptakan sepertihalnya bangsa jin hin dan bin seperti yang lalu yag hanya membuat onar dimuka bumi. Ahirnya malaikatpun berkata kepada Allah," untuk apa diciptakannya kholifah ya robb , jika akhirnya mereka akan saling menumpahakan darah, dan hanya membuat kerusakan kerusakan ?"

Dalam percakapan tersebut secara diam diam iblis mendengarkannya. Ia berdiam diri, dan mengira bahwa yang akan diciptakan oleh Allah sebagai kholifah tersebut akan merenggut posisinya.  

Ia telah menyimpulkan suatu hal yang takmengindahkan hatinya sendiri tanpa ia tanyakan terlebih dahulu bagaimana kebenarannya, dan untuk apa tujuannya, kepada Allah. Sehingga hatinya berpenyakit tanpa ada klarifikasi yang ia dapatkan.

Lalu Allah pun benar benar menciptakan seorang menusia yang pertama kali yang bernama adam dalam wujudyang begitu sempurna, lalu diciptakan setelahnya paramanusia yang lain dalam tulang sulbinya, dan diusaplah darinya sehingga berguguranlah para manusia. 

 Jadi, sebenarnya..kita sudah pernah bertemu dan berkumpul bersama kawan, masih ingatkah kenangan kita dulu?.

Kemudian, Allahpun berbicara kepada kita bahwa Ia akan mengadakan kondsep hidup didunia” dan kitalah yang akan diterjunkan didalam konsep tersebut.

Allah berkata bahwa para manusia akan diturunkan kemuka bumi dengan misi akhirat yang Allah genggamkan padanya sebuah peta perjalanan kehidupan sebagai petunjuk yaitu Al Quran.Jika kalian dapat hidup menyusuri perjalanan dunia dengan mengikuti jalur jalur peta tersebut,maka kalian akan dapat pulang dengan selamat dan beistirahat dalam kenyamanan syurga. Namun jika kalian takmenghiraukan peta ini dan berjalana semau kalian sendiri dalam perjalanan didunia maka kalian tak akan dapat pulang kedalam sinI lagi . kalian akan tersesat ke tempatlain yaitu neraka. Tempat yang tak layak sema sekali sebagai pengistirahatan kalian setelah lelah payahnya perjalanan berat dunia.

Dan hal itu sangat menarik sekali bagi anggapan para manusia, namun selainnya seperti para binatang dll yang ikut menimbrung dipersidangan itu, mereka beranggapan lain, anggapnya hal itu sangatlah  menyeramkan. dan dikatakan bahwa justru manusia itu sangat bodoh, kenapa ia mau memilih menajdi seorang manusia. Bahkan binatang pun sangat enggan, karena begitu berat menjdi seorang manusia yang kelak akan terhisab dan penuh dengan pertanggung jawaban.

Manusiapun bertanya “ jika nanti kami diturunkan dibumi lalu diuji, lalu bagaimana dengan keadaan kami? apa kami akan celaka ya robb?. Allah memberikan jawabannya, jangan hawatir, pastilah Allah kasih clue, dan menghadirkan sosok sosok yang akan membimbing kalian sewaktu didunia, plus buku panduan yaitu al quran agar kalian selalu melangkah dalam jalan kebenaran.

Para manusiapun mensetujui hal tersebut, dan menganggap remeh akan apa yang ia hadapi nantinya ketika didunia , "kalau seperti itu, mudah dong, oke setuju." Allahpun mengambil persetujuan para manusia, dan manusia pun sangat antusiasme untuk segera diturunkan didunia. Sebelum mereka diturunkan Allah memberikan peringatan bahwa sesungguhnya kalian akan datang kedunia dalam proses kelahiran, dan akan lupa dengan pertemuan ini. Namun tenang, akan Aku ingatkan kalian dalam surat al a'rof, Allah akan ingatkan, agar nantinya di ahirat tak ada yang dapat mengelakNya.

 

Lalu Allah mengisahkan penciptaan kita, seorang manusia yang berasal dari tanah dan diberi ruh plus akal. Sejatinya Ruh itu sangat dekat dg Allah, penciptanya.jadi apabila kita lihat para manusia disekeliling kita yang seperti jauh dari Allah, jarang jarang bahkan tidak pernah sama sekali menjalankan syariat, ibadah yang mendekatkan dirinya kepada rabbnya, itu mencirikan bahwasanya ruh nya pasti tidak dipakai. ia bagaikan orang yang meti sebelum mati, karena ikan akan mati tanpa adanya air, dan manusia itu mati jika tanpa berdzikir kepada Allah.  

setelahnya ditampakkanlah hasil dari ciptaan para manusia, ada yang putih, ada yang sawo matang, bahkan hitam manis atau lekat. Ada yang mancung, biasa , sederhana. Tinggi, sedang atau pendek.Ketika di lihat kenapa manusia berbeda?, kenapa tidak disamakan saja ? Allah berkata, karna aku suka orang yang bersyukur

Coba perhatikan ketika manusia memberi sesuatu kepada sesama manusia , ini buat kamu” manusia bilang terimakasih”dan yang memberi bilang sama sama.

berbeda dengan Allah, Allah memberi sesuatu, kita bilang terimakasih lalu Allah bilangnya kamu suka?” ini lagi, terimakasih ya robb... ini lagi, alhamdulillah... ini lagi.

 Waidz ta adzzana robbukum lain syakartum la aziidannakum...Allah justru tambah tambah dan tambah setiap syukur yang kamu ucapkan atas karunia dariNya.

Sebenarnya basic dari seorang manusia ia begitu sangat dekat dengan Rabbnya.setiap ia melakukan kesalahan, ia langsung mendekat diri kepada Allah sedekat dekatnya dan memohon ampunannya, “alladziina idza fa’aluu faahisyatan au dzolamuu anfusihim dzakarullaaha fastaghfaru lidzunuubihim.”sepertihalnya nabi adam ketika diturunin ke bumi, karena dosa,telah melanggar apa yang dilarang Allah kepadanya. nabi adam langsung bertobat dan minta mpun,”robbana dzolamna anfusana “ Ia akui bahwa ia yang salah, dan langsung memohon ampun. Tidak seperti iblis yang ketika dia salah, dia bilang oke fine , out dari surga, dan menyimpan dendam  akan menyesatkan manusia, dan akan membuktikan bahwa dirinya jauh  lebih baik dari pada manusia yg hanya tercipta dari tanah. Maka berusahalah iblis,untuk membuat manusia hanya sekedar tanah yang tidak mempunyai akal dan ruh, yang menjadikan sosok manusia yang tak pernah berfikir apakah ini haq atau batil dan sering merugikan dirinya sendiri.

ketika kini manusia telah diturunkan dimuka bumi ini, hingga bertriliyunlebih jumlahnya, berapa banyak manusia yang  ingat? mengapa banyak manusia yang tak memilih islam sebagai pelukannya? yang berjalan bahkan berlari tak sesuai dengan panduan jalurnya? apa mereka lupa? benar benar lupa?





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lanjut Aja Yuk!

Refresh Your Iman

Karena Kamu Special